Bagiorang yang berakal, hidup di dunia ini tak bisa semaunya. Segala sesuatu ada aturan dan rambu-rambunya termasuk dalam ranah kehidupan beragama. Seseorang tak bisa memilih sembarang agama. Hanyalah Islam satu-satunya agama yang sempurna dan diridhai oleh Allah Subhanahu wataโ€™ala, Rabb alam semesta. Allah Subhanahu wataโ€™ala berfirman, ุฅูู†ูŽู‘ Katakanyang benar meskipun pahit didengar orang. Sampaikan ketujuh kata dalam kalimat itu dengan jujur kepada sahabat dan siapapun orang yang kita cintai. Sebab dan masih mengutip nasehat Ali bin Abi Thalib, "Ucapan sahabat yang jujur lebih besar harganya daripada harta benda yang diwarisi nenek moyang." AllahSWT juga marah besar kepada orang orang yang selalu melucu tapi bersifat di buat-buat. Alquran mengajarkan dalam surat Al Adzab ayat 70: Baca Juga: Aturan Baru Pencairan JHT dan Pentingnya Komunikasi Publik โ€œHai orang orang yang berimannbertaqwalah kamu kepada Allah dan katakanlah dengan perkataan yang benarโ€œ. ู‚ูู„ูุงู„ุญูŽู‚ูู‘ arti dari potongan hadits tersebut adalahanswer choices . katakanlah Allah yang Maha Benar. Katakanlah yang benar. walaupun pahit. walaupun sulit. mengatakan yang benar katakanlah yang benar. walaupun itu pahit. walaupun itu sulit. berkatalah yang baik. Tags: Question 10 . SURVEY . 30 seconds . Q. contoh sikap Vay Tiแปn Nhanh Chแป‰ Cแบงn Cmnd. December 8, 2013 at 1210 am Posted in Hadits Leave a comment TAKHRIJ HADITS โ€œKATAKAN KEBENARAN SEKALIPUN ITU PAHITโ€ Dalam satu kesempatan sahabat Abu Dzar Rodhiyallahu anhu diberikan beberapa wejangan oleh Nabi Sholallahu alaihi wa Salaam, diantara isi wejangannya adalah ู‚ูู„ู ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ูŽ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูุฑู‘ู‹ุง โ€œKatakan kebenaran, sekalipun itu pahitโ€. Takhrij Hadits Haditsnya diriwayatkan oleh Imam Baihaqi dalam โ€œSyuโ€™abul Imanโ€ no. 4737 dari jalan Abdul Malik Ibnu Juraij dari Athooโ€™ dari Ubaid bin Umair Al-Laitsi dari Abu dzar Rodhiyallahu anhu โ€œdalam hadits yang panjangโ€. Semua perowinya tsiqoh, hanya saja Ibnu Juraij seorang yang mudallis dan disini ia meriwayatkan dengan anโ€™anah. Imam Ibnu Hibban dalam โ€œShahihnyaโ€ no. 362, Imam Al Qodhoโ€™I dalam โ€œAl Musnadโ€ no. 610, Imam Thabrani dalam โ€œMakarimul Akhlaqโ€ no. 1, Imam Al Ajuriy dalam โ€œAl Arbaโ€™iinโ€ no. 44 dari jalan Ibrohim bin Yahya bin Yahya dari Bapaknya dari Kakeknya dari Abu Idriis Al Khoulaaniy dari Abu Dzar Rodhiyallahu anhu โ€œjuga dalam hadits yang panjangโ€. Ibrohim, Bapaknya Hisyam dan kakeknya Yahya, semuanya dinilai tsiqoh oleh Imam Thabrani dan Imam Ibnu Hibban. Imam Abu Hatim menilainya โ€œSholihul haditsโ€ dalam โ€œJarh wa Taโ€™dil no. 270. Abu Idriis adalah Aidzullah bin Abdullah adalah salah seorang Imam Tabiโ€™in. Status Hadits Berdasarkan keterangan diatas hadits ini shahih atau shahih lighoirihi, jika kita katakan sanadnya Ibrohim adalah hasan dan menjadi shahih dengan penguat sanadnya Ibnu Juraij. Hadits ini dishahihkan oleh Imam Al Hakim sebagaimana dinukil oleh Imam Al Albani dalam โ€œShahih Targhib wa Tarhiinโ€, lalu dishahihkan juga oleh Imam Ibnu Hibban, karena memasukkan hadits ini dalam kitab shahihnya, kemudian juga oleh Imam Al Albani sendiri dalam beberapa kitabnya. Imam Al Albani dalam โ€œSilsilah Ahadits Shahihahโ€ no. 2166 telah mentakhrij hadits wasiat Rasulullah Sholallahu alaihi wa Salaam kepada Abu Dzar Rodhiyallahu anhu, namun lafadznya ูˆ ุฃู…ุฑู†ูŠ ุฃู† ุฃู‚ูˆู„ ุจุงู„ุญู‚ ูˆ ุฅู† ูƒุงู† ู…ุฑุง โ€œdan Beliau Sholallahu alaihi wa Salaam memerintahkanku untuk berkata benar, sekalipun itu pahitโ€. Imam as-Sakhowiy dalam โ€œMaqoosidul Hasanahโ€ no. 778 berkata ูˆููŠ ุงู„ุจุงุจ ุนู† ุฌุงุจุฑ ู…ุฑููˆุนุง ู…ุง ู…ู† ุตุฏู‚ุฉ ุฃูุถู„ ู…ู† ู‚ูˆู„ ุงู„ุญู‚ุŒ ูˆู‚ูŠู„ ุฃู†ู‡ ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ู…ุฑููˆุนุง ุฃูŠุถุงุŒ ูˆู„ูุธู‡ ู…ุง ู…ู† ุตุฏู‚ุฉ ุฃุญุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ ู…ู† ู‚ูˆู„ ุงู„ุญู‚ุŒ ุฃุฎุฑุฌู‡ู…ุง ุงู„ุจูŠู‡ู‚ูŠุŒ ูˆุดูˆุงู‡ุฏ ู‡ุฐุง ุงู„ู…ุนู†ู‰ ูƒุซูŠุฑุฉุŒ ูˆูƒุฐุง ุนู„ู‰ ุงู„ุฃู„ุณู†ุฉ ู‚ู„ ุงู„ุญู‚ ูˆู„ูˆ ุนู„ู‰ ู†ูุณูƒุŒ ูˆุฅู„ูŠู‡ ูŠุดูŠุฑ ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ {ูŠุง ุฃูŠู‡ุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ูƒููˆู†ููˆุง ู‚ูŽูˆู‘ูŽุงู…ููŠู†ูŽ ุจูุงู„ู’ู‚ูุณู’ุทู ุดูู‡ูŽุฏูŽุงุกูŽ ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ููุณููƒูู…ู’ ุฃูŽูˆู ุงู„ู’ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ู†ู ูˆูŽุงู„ุฃูŽู‚ู’ุฑูŽุจููŠู†ูŽ} . โ€œdalam bab ini dari Jabir Rodhiyallahu anhu secara marfuโ€™ Nabi Sholallahu alaihi wa Salaam bersabda โ€œtidak ada kejujuran yang lebih utama daripada ucapan kebenaranโ€. Dikatakan juga diriwayatkan dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu anhu secara marfuโ€™ dengan lafadz โ€œtidak ada kejujuran yang lebih dicintai oleh Allah daripada ucapan kebenaranโ€ HR. Baihaqi. Penguat untuk makna hadits ini sangat banyak, demikian juga telah masyhur di lisan-lisan manusia katakan kebenaran sekalipun itu terhadap dirimu sendiriโ€. Hal ini mengisyaratkan kepada Firman Allah Azza wa Jalla โ€œWahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian orang-orang yang menegakkan keadilan yang menjadi saksi untuk Allah, sekalipun terhadap diri-diri kalian atau kepada kedua orang tua dan karib kerabatnyaโ€. Di Kitab Syarah Misykatul Mashobih dalam redaksi hadits lain yang sedikit berbeda, tertulis ู‚ู„ุช ุฒุฏู†ูŠ . ู‚ุงู„ โ€ ู‚ู„ ุงู„ุญู‚ ูˆุฅู† ูƒุงู† ู…ุฑุง Abudzar berkata โ€œTambahkanlah wasiyatnya wahai rasululloh โ€ Rasululloh bersabda โ€ katakanlah yang benar walaupun kebenaran itu pahit โ€œ. HR. Ahmad, At T abrani, Ibnu Hibban dan Al Hakim , Al Hakim berkata โ€œSanadnya Shohihโ€. ู‚ู„ุช ุฒุฏู†ูŠ ู‚ุงู„ ู‚ู„ ุงู„ุญู‚ ูˆุฅู† ูƒุงู† ุฃูŠ ูˆุฅู† ูƒุงู† ู‚ูˆู„ ุงู„ุญู‚ ุนู„ู‰ ุงู„ู†ูุณ ุฃูˆ ุนู†ุฏ ุฃู‡ู„ ุงู„ุจุงุทู„ ุงู„ู…ุชู„ู‡ูŠู† ุจุงู„ุญู„ูˆูŠุงุช ุงู„ู†ูุณุงู†ูŠุฉ ู…ุฑุง ุฃูŠ ุตุนุจ ุงู„ู…ุฐุงู‚ ูˆุดุฏูŠุฏ ุงู„ู…ุดุงู‚ ูˆุฃู†ุดุฏ ู„ู† ุชุจู„ุบ ุงู„ู…ุฌุฏ ุญุชู‰ ุชู„ุนู‚ ุงู„ุตุจุฑุง ู‚ุงู„ ุงู„ุทูŠุจูŠ ุดุจู‡ ุงู„ุฃู…ุฑ ุจุงู„ู…ุนุฑูˆู ูˆุงู„ู†ู‡ูŠ ุนู† ุงู„ู…ู†ูƒุฑ ููŠ ู…ู† ูŠุฃุจุงู‡ู…ุง ุจุงู„ุตุจุฑ ุŒ ูุฅู†ู‡ ู…ุฑ ุงู„ู…ุฐุงู‚ ู„ูƒู† ุนุงู‚ุจุชู‡ ู…ุญู…ูˆุฏุฉ . Maksudnya โ€œkatakanlah yang benar walaupun perkataan yang benar itu sulit dan sangat berat bagi diri sendiri atau bagi orang orang yang ahli kebatilan yang bersenang-senang dengan manisnya nafsu. Sebagaimana syair โ€ Engkau tidak akan mencapai kemuliaan hingga engkau merasakan kesabaran โ€œ. At-thiby berkata Serupa dengan amar maโ€™ruf nahyi mungkar dengan kesabaran, kepada orang yang tidak menyukai keduanya , Karena sesungguhnya itu pahit rasanya tetapi akibatnya aโ€™lamโ€ฆ Skip to content 8. KATAKANLAH YANG BENAR MESKIPUN PAHIT 8. KATAKANLAH YANG BENAR MESKIPUN PAHIT2021-09-03T143351+0700 Project Description 8. KATAKANLAH YANG BENAR MESKIPUN PAHIT. Dari Abi Dzar radhiyallahu anhu, Rasulullah ๏ทบ bersabda, ู‚ูู„ู ุงูŽู„ู’ุญูŽู‚ู‘ูŽ, ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูุฑู‘ู‹ุง QULIL HAQQO WALAU KAANA MURRON โ€œKatakanlah yang benar meskipun itu pahit berat untuk dikatakan.โ€ HR. Ibnu Hibban, no. 2041. โž–โž–โž–โž–โž– Caption Dalam hadits lain ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ุฐูŽุฑูู‘ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฎูŽู„ููŠู„ูู‰ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุจูุณูŽุจู’ุนู ุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰โ€ฆโ€ฆ ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽู‚ููˆู„ูŽ ุจูุงู„ู’ุญูŽู‚ูู‘ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูุฑู‹ู‘ุง Dari Abu Dzaar, ia berkata, โ€œKekasihku Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan tujuh hal padakuโ€ฆ. 5 beliau memerintahkan untuk mengatakan yang benar walau itu pahit,โ€ฆ. HR. Ahmad 5 159. Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih, namun sanad hadits ini hasan karena adanya Salaam Abul Mundzir. Faidah hadits โ— Pahitnya kebenaran tidak boleh mencegah kita untuk mengucapkannya, baik kepada orang lain maupun kepada diri sendiri. โ— Apabila sesuatu itu jelas sebagai sesuatu yang haram, maka jangan sampai kita mengatakan bahwa yang haram itu adalah halal. โ— Namun perlu diperhatikan bahwa nasehat adalah tanda cinta. Oleh karena itu, sampaikanlah nasehat dengan hikmah. ใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธ ๐Ÿ“ฑ Official Sosial Media Yayasan Cinta Sedekah โ–ช โ–ช โ–ช โ–ช โ–ช ๐Ÿ“œ Layanan CS โ–ช โ–ช โ–ช ๐ŸŒ Related Projects Tulis artinya dan jelaskan maksud dari hadis berikut ! Jawabannya Arti hadis tersebut adalah โ€œKatanlah yang benar walaupun itu pahit,โ€ maksudnya adalah Allah Swt memerintahkan kita untuk berkata yang sebenarnya / jujur, dan menjadi orang yang berani dalam membela kebenaran dan kejujuran walaupun menghadapi berbagai rintangan. Pada hadis nabi di atas, disebutkan bahwa kita diperintahkan untuk berkata benar, berarti berkata yang sebenarnya. Mengatakan kebenaran yang berkaitan dengan kejujuran. Di situ juga disebutkan walaupun hal tersebut / kenyataan tersebut pahit atau tidak enak untuk didengar. Misalnya nih, ada siswa yang meminta uang sejuta pada orangtua untuk melunasi buku-buku paket dan LKS. Aslinya, jumlah yang harus dibayarkan itu cuma 800 ribu. Kamu bilang aja ke orangtua, walaupun hal tersebut sudah terjadi, kalau sebenarnya kemarin bayar LKSnya cuma 800 dan 200 itu untuk top up game. Itu kedengarannya kan pahit dan tidak enak didengar. Pada tindakan tersebut kamu berani jujur, berani mengakui kesalahan, dan berani membela kebenaran. Dari hal tersebut kamu kemudian, mungkin awalnya kamu akan dinasehati oleh orangtua, namun di sisi hal tersebut baik buat orangtua dan dirimu. Tulis artinya dan jelaskan maksud dari hadis berikut ! Artinya hadis tersebut adalah โ€œKatakanlah kebenaran walaupun itu pahitโ€, maksud dari hadis tersbeut adalah Allah memerintahkan kita untuk berkata jujur, agar berani membela kebenaran dan kejujuran walaupun apa yang dikatakan tidak enak didengar. Kejujuran dan kebenaran adalah dua hal yang saling berkaitan. Keduanya merupakan hal yang sangat penting dalam menegakan keadilan. Kejujuran juga akan mendatangkan kebaikan, dan kebaikan tersebut akan menuntun ke surga. Jawabannya Tulis artinya dan jelaskan maksud dari hadis berikut Itulah arti dari hadis tersebut beserta maknannya, walaupun kejujuran itu pahit / tidak menyenangkan untuk didengar, kita harus berani membela kebenaran dan kejujuran tersebut karena mendatangkan kebaikan bagi kehidupan. Mohon maaf kalau BENAR. 8. KATAKANLAH YANG BENAR MESKIPUN PAHIT. Dari Abi Dzar radhiyallahu anhu, Rasulullah ๏ทบ bersabda, ู‚ูู„ู ุงูŽู„ู’ุญูŽู‚ู‘ูŽ, ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูุฑู‘ู‹ุง QULIL HAQQO WALAU KAANA MURRON โ€œKatakanlah yang benar meskipun itu pahit berat untuk dikatakan.โ€ HR. Ibnu Hibban, no. 2041. โž–โž–โž–โž–โž– Caption Dalam hadits lain ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ุฐูŽุฑูู‘ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฎูŽู„ููŠู„ูู‰ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุจูุณูŽุจู’ุนู ุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰โ€ฆโ€ฆ ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽู‚ููˆู„ูŽ ุจูุงู„ู’ุญูŽู‚ูู‘ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูุฑู‹ู‘ุง Dari Abu Dzaar, ia berkata, โ€œKekasihku Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan tujuh hal padakuโ€ฆ. 5 beliau memerintahkan untuk mengatakan yang benar walau itu pahit,โ€ฆ. HR. Ahmad 5 159. Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih, namun sanad hadits ini hasan karena adanya Salaam Abul Mundzir. Faidah hadits โ— Pahitnya kebenaran tidak boleh mencegah kita untuk mengucapkannya, baik kepada orang lain maupun kepada diri sendiri. โ— Apabila sesuatu itu jelas sebagai sesuatu yang haram, maka jangan sampai kita mengatakan bahwa yang haram itu adalah halal. โ— Namun perlu diperhatikan bahwa nasehat adalah tanda cinta. Oleh karena itu, sampaikanlah nasehat dengan hikmah. ใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธใ€ฐ๏ธ ๐Ÿ“ฑ Official Sosial Media Yayasan Cinta Sedekah โ–ช โ–ช โ–ช โ–ช โ–ช ๐Ÿ“œ Layanan CS โ–ช โ–ช โ–ช ๐ŸŒ December 8, 2013 at 1210 am Posted in Hadits Leave a comment TAKHRIJ HADITS โ€œKATAKAN KEBENARAN SEKALIPUN ITU PAHITโ€ Dalam satu kesempatan sahabat Abu Dzar Rodhiyallahu anhu diberikan beberapa wejangan oleh Nabi Sholallahu alaihi wa Salaam, diantara isi wejangannya adalah ู‚ูู„ู ุงู„ู’ุญูŽู‚ู‘ูŽ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูุฑู‘ู‹ุง โ€œKatakan kebenaran, sekalipun itu pahitโ€. Takhrij Hadits Haditsnya diriwayatkan oleh Imam Baihaqi dalam โ€œSyuโ€™abul Imanโ€ no. 4737 dari jalan Abdul Malik Ibnu Juraij dari Athooโ€™ dari Ubaid bin Umair Al-Laitsi dari Abu dzar Rodhiyallahu anhu โ€œdalam hadits yang panjangโ€. Semua perowinya tsiqoh, hanya saja Ibnu Juraij seorang yang mudallis dan disini ia meriwayatkan dengan anโ€™anah. Imam Ibnu Hibban dalam โ€œShahihnyaโ€ no. 362, Imam Al Qodhoโ€™I dalam โ€œAl Musnadโ€ no. 610, Imam Thabrani dalam โ€œMakarimul Akhlaqโ€ no. 1, Imam Al Ajuriy dalam โ€œAl Arbaโ€™iinโ€ no. 44 dari jalan Ibrohim bin Yahya bin Yahya dari Bapaknya dari Kakeknya dari Abu Idriis Al Khoulaaniy dari Abu Dzar Rodhiyallahu anhu โ€œjuga dalam hadits yang panjangโ€. Ibrohim, Bapaknya Hisyam dan kakeknya Yahya, semuanya dinilai tsiqoh oleh Imam Thabrani dan Imam Ibnu Hibban. Imam Abu Hatim menilainya โ€œSholihul haditsโ€ dalam โ€œJarh wa Taโ€™dil no. 270. Abu Idriis adalah Aidzullah bin Abdullah adalah salah seorang Imam Tabiโ€™in. Status Hadits Berdasarkan keterangan diatas hadits ini shahih atau shahih lighoirihi, jika kita katakan sanadnya Ibrohim adalah hasan dan menjadi shahih dengan penguat sanadnya Ibnu Juraij. Hadits ini dishahihkan oleh Imam Al Hakim sebagaimana dinukil oleh Imam Al Albani dalam โ€œShahih Targhib wa Tarhiinโ€, lalu dishahihkan juga oleh Imam Ibnu Hibban, karena memasukkan hadits ini dalam kitab shahihnya, kemudian juga oleh Imam Al Albani sendiri dalam beberapa kitabnya. Imam Al Albani dalam โ€œSilsilah Ahadits Shahihahโ€ no. 2166 telah mentakhrij hadits wasiat Rasulullah Sholallahu alaihi wa Salaam kepada Abu Dzar Rodhiyallahu anhu, namun lafadznya ูˆ ุฃู…ุฑู†ูŠ ุฃู† ุฃู‚ูˆู„ ุจุงู„ุญู‚ ูˆ ุฅู† ูƒุงู† ู…ุฑุง โ€œdan Beliau Sholallahu alaihi wa Salaam memerintahkanku untuk berkata benar, sekalipun itu pahitโ€. Imam as-Sakhowiy dalam โ€œMaqoosidul Hasanahโ€ no. 778 berkata ูˆููŠ ุงู„ุจุงุจ ุนู† ุฌุงุจุฑ ู…ุฑููˆุนุง ู…ุง ู…ู† ุตุฏู‚ุฉ ุฃูุถู„ ู…ู† ู‚ูˆู„ ุงู„ุญู‚ุŒ ูˆู‚ูŠู„ ุฃู†ู‡ ุนู† ุฃุจูŠ ู‡ุฑูŠุฑุฉ ู…ุฑููˆุนุง ุฃูŠุถุงุŒ ูˆู„ูุธู‡ ู…ุง ู…ู† ุตุฏู‚ุฉ ุฃุญุจ ุฅู„ู‰ ุงู„ู„ู‘ูŽู‡ ู…ู† ู‚ูˆู„ ุงู„ุญู‚ุŒ ุฃุฎุฑุฌู‡ู…ุง ุงู„ุจูŠู‡ู‚ูŠุŒ ูˆุดูˆุงู‡ุฏ ู‡ุฐุง ุงู„ู…ุนู†ู‰ ูƒุซูŠุฑุฉุŒ ูˆูƒุฐุง ุนู„ู‰ ุงู„ุฃู„ุณู†ุฉ ู‚ู„ ุงู„ุญู‚ ูˆู„ูˆ ุนู„ู‰ ู†ูุณูƒุŒ ูˆุฅู„ูŠู‡ ูŠุดูŠุฑ ู‚ูˆู„ู‡ ุชุนุงู„ู‰ {ูŠุง ุฃูŠู‡ุง ุงู„ู‘ูŽุฐููŠู†ูŽ ุขู…ูŽู†ููˆุง ูƒููˆู†ููˆุง ู‚ูŽูˆู‘ูŽุงู…ููŠู†ูŽ ุจูุงู„ู’ู‚ูุณู’ุทู ุดูู‡ูŽุฏูŽุงุกูŽ ู„ูู„ู‘ูŽู‡ู ูˆูŽู„ูŽูˆู’ ุนูŽู„ูŽู‰ ุฃูŽู†ู’ููุณููƒูู…ู’ ุฃูŽูˆู ุงู„ู’ูˆูŽุงู„ูุฏูŽูŠู’ู†ู ูˆูŽุงู„ุฃูŽู‚ู’ุฑูŽุจููŠู†ูŽ} . โ€œdalam bab ini dari Jabir Rodhiyallahu anhu secara marfuโ€™ Nabi Sholallahu alaihi wa Salaam bersabda โ€œtidak ada kejujuran yang lebih utama daripada ucapan kebenaranโ€. Dikatakan juga diriwayatkan dari Abu Huroiroh Rodhiyallahu anhu secara marfuโ€™ dengan lafadz โ€œtidak ada kejujuran yang lebih dicintai oleh Allah daripada ucapan kebenaranโ€ HR. Baihaqi. Penguat untuk makna hadits ini sangat banyak, demikian juga telah masyhur di lisan-lisan manusia katakan kebenaran sekalipun itu terhadap dirimu sendiriโ€. Hal ini mengisyaratkan kepada Firman Allah Azza wa Jalla โ€œWahai orang-orang yang beriman, jadilah kalian orang-orang yang menegakkan keadilan yang menjadi saksi untuk Allah, sekalipun terhadap diri-diri kalian atau kepada kedua orang tua dan karib kerabatnyaโ€. Assalamualaikum. Wr. Wb. Para jajaran ustad yang saya hormati. Langsung saja. Saya ditanya oleh teman saya perihal status hadits dan cara penerapannya. โ€œQULIL HAQQA WALAU KANA MURRONโ€. Dan saya tidak begitu paham, saya mohon para masyayih untuk menguraikannya. Terima kasih. [Busyro Habiby]. Jawaban Atas Pertanyaan Maksud Hadis Katakan Kebenaran Walau Terasa Pahit Waalaikumsalam. Wr. Wb. Hadits Katakanlah Kebenaran Walau itu Pahit ุนูŽู†ู’ ุฃูŽุจูู‰ ุฐูŽุฑูู‘ ู‚ูŽุงู„ูŽ ุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฎูŽู„ููŠู„ูู‰ -ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู…- ุจูุณูŽุจู’ุนู ุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุจูุญูุจูู‘ ุงู„ู’ู…ูŽุณูŽุงูƒููŠู†ู ูˆูŽุงู„ุฏูู‘ู†ููˆูู‘ ู…ูู†ู’ู‡ูู…ู’ ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽู†ู’ุธูุฑูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ ู‡ููˆูŽ ุฏููˆู†ูู‰ ูˆูŽู„ุงูŽ ุฃูŽู†ู’ุธูุฑูŽ ุฅูู„ูŽู‰ ู…ูŽู†ู’ ู‡ููˆูŽ ููŽูˆู’ู‚ูู‰ ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽุตูู„ูŽ ุงู„ุฑูŽู‘ุญูู…ูŽ ูˆูŽุฅูู†ู’ ุฃูŽุฏู’ุจูŽุฑูŽุชู’ ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฃูŽู†ู’ ู„ุงูŽ ุฃูŽุณู’ุฃูŽู„ูŽ ุฃูŽุญูŽุฏุงู‹ ุดูŽูŠู’ุฆุงู‹ ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฃูŽู†ู’ ุฃูŽู‚ููˆู„ูŽ ุจูุงู„ู’ุญูŽู‚ูู‘ ูˆูŽุฅูู†ู’ ูƒูŽุงู†ูŽ ู…ูุฑู‹ู‘ุง ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฃูŽู†ู’ ู„ุงูŽ ุฃูŽุฎูŽุงููŽ ููู‰ ุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ู„ูŽูˆู’ู…ูŽุฉูŽ ู„ุงูŽุฆูู…ู ูˆูŽุฃูŽู…ูŽุฑูŽู†ูู‰ ุฃูŽู†ู’ ุฃููƒู’ุซูุฑูŽ ู…ูู†ู’ ู‚ูŽูˆู’ู„ู ู„ุงูŽ ุญูŽูˆู’ู„ูŽ ูˆูŽู„ุงูŽ ู‚ููˆูŽู‘ุฉูŽ ุฅูู„ุงูŽู‘ ุจูุงู„ู„ูŽู‘ู‡ู ููŽุฅูู†ูŽู‘ู‡ูู†ูŽู‘ ู…ูู†ู’ ูƒูŽู†ู’ุฒู ุชูŽุญู’ุชูŽ ุงู„ู’ุนูŽุฑู’ุดู Dari Abu Dzaar, ia berkata, โ€œKekasihku Rasulullah shallallahu alaihi wa sallam memerintahkan tujuh hal padaku 1 mencintai orang miskin dan dekat dengan mereka. 2 beliau memerintah agar melihat pada orang di bawahku dalam hal harta dan janganlah lihat pada orang yang berada di atasku. 3 beliau memerintahkan padaku untuk menyambung tali silaturahim hubungan kerabat walau kerabat tersebut bersikap kasar. 4 beliau memerintahkan padaku agar tidak meminta-minta pada seorang pun. 5 beliau memerintahkan untuk mengatakan yang benar walau itu pahit. 6 beliau memerintahkan padaku agar tidak takut terhadap celaan saat berdakwa di jalan Allah. 7 beliau memerintahkan agar memperbanyak ucapan โ€œlaa hawla wa laa quwwata illa billahโ€ tidak ada daya dan upaya kecuali dengan pertolongan Allah, karena kalimat tersebut termasuk simpanan di bawah Arsyโ€. HR. Ahmad 5 159. Syaikh Syuโ€™aib Al Arnauth mengatakan bahwa hadits ini shahih, namun sanad hadits ini hasan karena adanya Salaam Abul Mundzir Di Kitab Syarah Misykatul Mashobih dalam redaksi hadits lain yang sedikit berbeda, tertulis ู‚ู„ุช ุฒุฏู†ูŠ . ู‚ุงู„ โ€ ู‚ู„ ุงู„ุญู‚ ูˆุฅู† ูƒุงู† ู…ุฑุง Abudzar berkata โ€œTambahkanlah wasiyatnya wahai rasululloh โ€ Rasululloh bersabda โ€ katakanlah yang benar walaupun kebenaran itu pahit โ€œ. HR. Ahmad, At T abrani, Ibnu Hibban dan Al Hakim , Al Hakim berkata โ€œSanadnya Shohihโ€. ู‚ู„ุช ุฒุฏู†ูŠ ู‚ุงู„ ู‚ู„ ุงู„ุญู‚ ูˆุฅู† ูƒุงู† ุฃูŠ ูˆุฅู† ูƒุงู† ู‚ูˆู„ ุงู„ุญู‚ ุนู„ู‰ ุงู„ู†ูุณ ุฃูˆ ุนู†ุฏ ุฃู‡ู„ ุงู„ุจุงุทู„ ุงู„ู…ุชู„ู‡ูŠู† ุจุงู„ุญู„ูˆูŠุงุช ุงู„ู†ูุณุงู†ูŠุฉ ู…ุฑุง ุฃูŠ ุตุนุจ ุงู„ู…ุฐุงู‚ ูˆุดุฏูŠุฏ ุงู„ู…ุดุงู‚ ูˆุฃู†ุดุฏ ู„ู† ุชุจู„ุบ ุงู„ู…ุฌุฏ ุญุชู‰ ุชู„ุนู‚ ุงู„ุตุจุฑุง ู‚ุงู„ ุงู„ุทูŠุจูŠ ุดุจู‡ ุงู„ุฃู…ุฑ ุจุงู„ู…ุนุฑูˆู ูˆุงู„ู†ู‡ูŠ ุนู† ุงู„ู…ู†ูƒุฑ ููŠ ู…ู† ูŠุฃุจุงู‡ู…ุง ุจุงู„ุตุจุฑ ุŒ ูุฅู†ู‡ ู…ุฑ ุงู„ู…ุฐุงู‚ ู„ูƒู† ุนุงู‚ุจุชู‡ ู…ุญู…ูˆุฏุฉ . Maksudnya โ€œkatakanlah yang benar walaupun perkataan yang benar itu sulit dan sangat berat bagi diri sendiri atau bagi orang orang yang ahli kebatilan yang bersenang-senang dengan manisnya nafsu. Sebagaimana syair โ€ Engkau tidak akan mencapai kemuliaan hingga engkau merasakan kesabaran โ€œ. At-thiby berkata Serupa dengan amar maโ€™ruf nahyi mungkar dengan kesabaran, kepada orang yang tidak menyukai keduanya , Karena sesungguhnya itu pahit rasanya tetapi akibatnya terpuji. Wallohu aโ€™lam. Santriwati Dumay, Mas Hamzah Demikian semoga bermanfaat. Sumber tulisan ada di sini. Silahkan baca artikel terkait.

hadits katakanlah yang benar walaupun pahit